Kamis, 08 Maret 2018 - 20:53:20

Pengamat: Suara Navigasi GPS Tak Ganggu Pengemudi

    Michael B. Bara Hits : 25153    

CNN Indonesia


PEKANBARU, RIAUAKSI.COM -- Saat ini banyak pengendara mobil dan motor merasa bisa multitasking di balik kemudi, seperti merokok, menelpon, dan yang baru adalah memperhatikan aplikasi GPS (global positioning system) di telepon genggam di mana berpotensi menghilangkan konsentrasi.

Aplikasi masa depan itu memang sangat membantu pengemudi mencari mencari tempat tujuan, namun jika pengendara terus fokus ke layar telepon genggam bertentangan dengan Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Terlebih sudah banyak penelitian yang mengungkapkan statistik mengenai dampak memainkan telepon genggam sambil mengemudi. Kendati demikian, sejumlah pengendara seperti tidak peduli dan tetap melakukannya.

Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengungkapkan faktanya mengemudi sembari melakukan aktivitas lain seperti misalnya mengoperasikan telepon genggam dapat memecah konsentrasi.

Jusri juga setuju dengan UU lalu lintas yang menindak tegas pengemudi yang membandel terus memainkan jari jemarinya di atas layar telepon sembari mengemudi kendaraan hingga kedua matanya tidak fokus ke jalan di depan dan sekitar mobil.

"Padahal mengemudi itu harus penuh konsentrasi, tapi di satu sisi dia harus dapat pekerjaan lain seperti membaca, mendengar atau melihat meneliti GPS," kata Jusri, Selasa (6/3).

Untuk itu Jusri punya tips agar tetap aman berkendara sembari menggunakan GPS di telepon genggam.

Poin pertama adalah pengemudi sebaiknya menghentikan laju kendaraannya sebelum menetukan titik kordinat tempat tujuan. 

"Dan setiap ingin membaca atau melihat GPS, (sebaiknya) ya berhenti," ucap Jusri.

Dan poin kedua adalah memanfaatkan navigasi suara sebagai petunjuk arah ke tempat tujuan. Diyakini Jusri, suara dari aplikasi GPS tetap mengganggu konsentrasi pengemudi, tapi pengaruh buruk suara navigasi GPS tidak seperti menelpon atau menerima panggilan saat mengemudi.

"Kedua menggunakan petunjuk audio, jadi setiap perintah ke kanan dan kiri itu didengarkan dan diikuti. Karena audionya itu satu arah tidak seperti telepon, nilai pengaruh mungkin tetap ada tapi kecil. Tidak seperti menelepon," tutup Jusri.


    Category : Teknologi    
    Tags        :    
    Sumber  : CNN Indonesia


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Mitsubishi Xpander di Semester Pertama 2018 Rajai Wholesales Tanah Air

  Ekonomi Bisnis  




BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG