Selasa, 13 Februari 2018 - 11:44:09

Bapenda targetkan NJOP Rohul Rampung Akhir Februari

    Habibi Muthalib Hits : 3841    

mediacenter


ROKAN HULU,Riauaksi.com -Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menargetkan revisi nilai jual obyek pajak (NJOP) di seluruh kelurahan dan desa yang tersebar di wilayah Rohul akan rampung di akhir bulan Februari 2018 mendatang.

Menurut data Bapenda, dari 147 desa, 90 persen diantaranya sudah mengusulkan besaran NJOP di wilayah masing-masing. "Alhamdulillah 90 persen desa sudah mengusulkan perubahan NJOP tahun 2018. Ini sudah sesuai target kami, untuk merampungkannya akhir bulan ini," kata Plt Ketua Bapenda Rohul, Jonni Muchtar kepada wartawan, Selasa (13/2/2018) di ruang kerjanya.

Pria yang akrab disapa Ucok ini menambahkan, dari usulan besaran NJOP yang sudah diajukan pihak desa/ kelurahan tersebut, Bapenda Rohul nantinya akan menkonversi Nilai NJOP tersebut, dengan melibatkan seluruh unsur seperti KPP Pratama, BPN  dan Kecamatan, serta melihat harga pasar.

"Kita tidak bisa menerima begitu saja usulan dari desa dan kelurahan dan harus melihat kondisi sebenarnya berdarakan fakta dilapangan. Misalnya, NJOP yang diusulkan itu terlalu tinggi, bisa saja terlalu rendah, tapi itu terlebih dahulu akan dipelajari dulu dan ditentukan harga yang terbaik sehingga tidak memberatkan masyarakat dan juga merugikan pemerintah," jelas Ucok

Dikatakannya, dalam waktu dekat ini, Bapenda bersama Instansi terkait seperti KPP Pratama, Kecamatan dan BPN akan melakukan rapat untuk merumuskan SK Bupati tentang Revisi NJOP di seluruh wilayah kabupaten 2018.

“Akhir Ferbuari 2018 ini, kita sudah akan ajukan Surat Keputusan (SK) Bupati terkait penetapan NJOP Kabupaten Rokan hulu (Rohul) 2018,"  harapnya.

Jhoni Muchtar juga optimis, dengan direvisinya NJOP Rohul ini nantinya, diharapkan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Khususnya Sektor Pajak Rohul. dimana, pada tahun 2017 lalu, realisi target PBB-P2 sebesar Rp 14 M, hanya mampu di optimalkan sebesar Rp. 9 Miliar.

“Salah satu mengapa realisi PAD Sektor Pajak rohul 2017 rendah, adalah NJOP yang dinilai tidak relevan lagi,Dengan  telah direvisinya NJOP ini nantinya, tahun ini kita sudah naikan target PAD sektor Pajak itu sebesar 15 miliar dan kita optimis merealisikan itu dengan program desa Mandiri PBB-P2 yang sedang kita persiapkan di seluruh Rohul,"  pungkasnya.


    Category : Riau    
    Tags        : #Prov Riau,#rohul    
    Sumber  : mediacenter


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Honda Jazz dan Civic Kuasai Segmen Hatchback

      Ekonomi Bisnis  




    Investasi Migas di Indonesia Masih Kurang Menarik