Selasa, 13 Februari 2018 - 12:39:51

Disiksa Majikan, TKI yang Tewas di Malaysia Tak Pernah Lapor ke KJRI

    Habibi Muthalib Hits : 5569    

Kompas.com


BUTTERWORTH,Riauaksi.com - Konsulat Jenderal Indonesia ( KJRI) di Penang, Malaysiamengaku tidak menerima laporan tindakan penganiayaan dari tenaga kerja Indonesia yang tewas, Adelina Lisao, sebelum berita kematiannya menjadi perhatian kemarin.

Pelaksana fungsi konsuler KJRI Penang, Neni Kurniati mengatakan Adelina telah bekerja dengan majikannya di Bukit Mertajam sejak Desember 2014.

"Tidak ada keluhan dari Adelina tentang dia disiksa oleh majikannya," kata Kurniati saat ditemui pada Senin (12/2/2018).

Dia menyatakan KJRI sedang berupaya menelusuri keluarga Adelina di Indonesia karena paspor terakhir perempuan tersebut mengindikasikan alamat yang berbeda.

Kurniati mengatakan Adelina berasal dari Nusa Tenggara Timur, bukan Medan seperti yang dilaporkan sebelumnya.

"Kami pasti akan membawa jenazahnya kembali ke keluarganya di Indonesia," ucapnya.

Namun, pengembalian jenazah Adelina masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis.

"Kami masih menunggu kabar terbaru dari polisi dan rumah sakit," ujarnya.

Kurniati mengatakan Adelina memiliki paspor yang sah dan KJRI sedang memeriksa tentang perizinan resminya untuk bekerja di Malaysia.

Polisi juga telah menangkap tiga tersangka yang merupakan majikan Adelina. Masing-masing dari mereka adalah perempuan berusia 36 tahun, pria berusia 36 tahun, dan seorang ibu berusia 60 tahun.

"Kami akan mengajukan permohonan perintah di pengadilan besok dan kami telah mengumpulkan kesaksian dari para saksi, termasuk tetangga," kata kepala polisi Penang, Nik Ros Azhan Nik Abd Hamid.Sehari sebelum meninggal, Adelina tampak terlalu takut untuk merespons kehadiran tim penyelamat yang berupaya mengevakuasinya. Dia hanya melirik dan menggelengkan kepala.

Sementara anjing jenis Rottweiler berwarna hitam yang terikat tali dan berada di sampingnya terus menyalak kepada petugas.

Tetangga rumah tersebut mengklaim perempuan asal Medan itu tidur dengan seekor anjing di beranda rumah selama sebulan terakhir, sebelum ditemukan pada Sabtu (10/8/2018).

Menurut keterangan dokter, Adelina menderita memar di kepala dan wajahnya. Dia juga menderita kegagalan multi organ sekundar akiban anemia.

Artinya, organ tubuhnya gagal bekerja karena kekurangan darah di tubuhnya. Adelina meninggal di rumah sakit pada Minggu (11/2/2018).


    Category : Internasional    
    Tags        : #internasional    
    Sumber  : Kompas.com


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Honda Jazz dan Civic Kuasai Segmen Hatchback

      Ekonomi Bisnis  




    Menakar Dampak Kenaikan Tarif Bandara Terhadap Inflasi