Senin, 12 Maret 2018 - 19:44:59

Ahmad Dhani Segera Disidang Terkait Kasus Ujaran Kebencian ke Ahok

    Habibi Muthalib Hits : 31873    

Riaupos.co


JAKARTA,Riauaksi.com  - Musisi Ahmad Dhani akan segera menjalani persidangan setelah pada Senin (12/3/2018) dilakukan setelah pelimpahan berkas P21 ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Adapun kasus yang menjerat pentolan Dewa 19 itu adalah kasus ujaran kebencian (hate speech). Menurut Kapolres Jaksel Kombes Pol Mardiaz Kusin, saat ini surat panggilan kepada suami Mulan Jameela itu sudah dilayangkan.

"Sudah. Ahmad Dhani sudah dilayangkan surat panggilan," katanya saat dihubungi JawaPos.com, Senin (12/3/2018).

Dhani sebelumnya tiba di Mapolres Jaksel didampingi dua kuasa hukumnya, Ali Lubis dan Hendarsam Marantoko. Dia sempat diperiksa kondisi kesehatannya dan kemudian dibawa dengan mobil Polres Jaksel bersama penyidik.

Diterangkan Hendarsam, sebagai pihak pengacara dirinya akan terus melakukan pembelaan terhadap Dhani. Adapun hal itu dilakukan setelah berkas dilimpahkan ke kejaksaan dan ke pengadilan.

"Pembelaan kita itu nanti di pengadilan. Di situlah nanti kami buka, kami uji, apakah yang dilaporkan oleh jaksa itu nanti memenuhi unsur (hate speech) atau tidak," tuturnya di Mapolres Jakarta Selatan.

Kasus itu sebelumnya bermula ketika Jack Lapian melaporkan Ahmad Dhani ke polisi atas tuduhan ujaran kebencian. Dhani dianggap telah menuliskan pernyataan bersifat sarkastis pada akun Twitter-nya, @AHMADDHANIPRAST.

Hal itu terjadi dalam rentang waktu Februari hingga Maret 2017. Sementara itu, berkas perkara kasus Dhani dinyatakan lengkap setelah Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Dedyng Wibiyanto mengumumkannya.


    Category : Nasional    
    Tags        : #nasional    
    Sumber  : Riaupos.co


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Satelit Merah Putih Resmi Mengorbit

      Ekonomi Bisnis  




    BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG