Selasa, 13 Maret 2018 - 22:25:42

Teror Bom Paket Meledak di Texas, Dua Tewas Satu Nenek Kritis

    Anggre Dwie Hits : 16513    

CNN Indonesia


PEKANBARU, RIAUAKSI.COM -- Polisi Texas tengah menyelidiki keterkaitan antara dua ledakan bomdalam paket di Austin, Texas, Amerika Serikat, Senin (12/3). Polisi mengatakan tiga paket bom yang menewaskan seorang remaja dan lelaki berusia 29 tahun tersebut saling terkait. Seorang nenek berusia 75 tahun kini dalam kondisi kritis.

Dua ledakan terjadi dalam rentang beberapa jam pada Senin, polisi sibuk diantara kedua tempat kejadian tersebut. Ledakan pertama terjadi pada 2 Maret lalu. 

Bom tersebut menewaskan seorang pria Afro-Amerika berusia 39 tahun pada 2 Maret. Adapun seorang remaja lelaki Afro-Amerika berusia 17 tahun tewas dalam ledakan Senin pagi, dan melukai parah seorang wanita 75 tahun hispanik Senin siang. 

"Seorang wanita juga luka-luka pada ledakan Senin pagi namun serius," kata polisi seperti dilansir CNN, Senin (12/3) waktu setempat.

Polisi menyatakan paket ditemukan di luar rumah mereka, namun tidak ada yang dikirim oleh Dinas Pos atau jasa pengiriman seperti UPS dan FedEx.

"Bukti membuat kami yakin insiden ini terkait," kata Kepala Polisi Austin Brian Manley. Dia menambahkan paket-paket tersebut diletakkan di depan rumah korban.

"Salah satu penghuni keluar dan menemukan paket di pintu depan. Paket itu dibawanya ke dalam, dan saat dibuka di dapur paket tersebut meledak, melukai keduanya yang berakhir dengan kematian si pemuda serta luka pada wanita dewasa," kata Manley menggambarkan kejadian Senin pagi.

Para tetangga menyatakan ledakan bom juga mengguncang rumah mereka. 

"Itu mengguncang rumah dan badan saya," kata Isaiah Guerrero kepada afiliasi CNNKXANtentang ledakan pada Senin siang. 

Guerrero mengaku dirinya naik ke atap rumah. Di sana dia bisa melihat polisi yang berjalan ke salah satu rumah tetangganya. "Dari sana, rumah penerima kiriman paket benar-benar terlihat."

Anna Marie Castillo mengatakan dirinya tinggal lima rumah dari lokasi ledakan. Dia sedang bekerja saat kejadian tetapi dengan cepat menghubungi orang tuanya. Mereka melihat korban di halaman dalam keadaan tertutup pecahan kaca dan menutup muka dengan kedua tangan. 

Polisi penyelidik insiden ledakan bom paket di Austin, Texas.Foto: REUTERS/Sergio Flores
Polisi penyelidik insiden ledakan bom paket di Austin, Texas.



Orang tua Castillo berkata mereka membawa selimut kepadanya karena ledakan tersebut merobek beberapa pakaiannya.

"Ini benar-benar menakutkan dan menusuk sangat dekat dengan rumah," kata Castillo. "Saya jadi khawatir memeriksa kotak surat."

Polisi Imbau Warga Waspada

Manley mengimbau kepada semua penduduk Austin untuk berhati-hati jika mendapat paket. Hingga kini penyidik belum menemukan motif, dan tidak dikatakan apakah sudah ada yang mengaku bertanggung jawab. 

Juga belum diketahui apakah korban saling mengenal satu sama lain atau apakah mereka mengetahui jika mereka dijadikan target.

"Jika Anda menerima sebuah paket yang ditinggalkan di depan pintu rumah atau ditinggal di halaman atau ditinggal di jalan masuk yang tidak anda duga atau bukan dari seseorang yang anda kenal, telponlah kami," kata Manley. 

Warga sepertinya mendengarkan. Juru bicara polisi Stephanie Jacksis mengatakan kepada KXAN bahwa hingga Senin pukul 6 sore, polisi telah menerima 82 telepon tentang paket yang mencurigakan.

Manley menghimbau ribuan pengunjung dalam kota - banyak yang menghadiri South by Southwest Conference and Festival (SXSW) - untuk tetap waspada. 

"Nikmati, bersenang-senanglah," katanya. "Tapi tetap sadar, waspada."

SXSW dimulai Jumat di pusat kota Austin, mengundang ribuan orang kesana. Insiden ledakan tidak terjadi di sekitar festival dan pihak berwenang mengatakan pemboman tampak tifak terkait dengan festival tersebut.

"Keselamatan selalu menjadi prioritas utama SXSW," kata juru bicara festival. "Kami terus bekerja sama dengan penegak hukum dan lokasi kami untuk menangani keselamatan penonton SXSW. Saat ini Departemen Kepolisian Austin tidak merasa bahwa insiden pengeboman terkait dengan acara tersebut. Operasi keamanan yang substansial telah diinstuksikan untuk dilakukan."

Remaja `Lelaki Muda yang Bahagia`

Pihak yang berwenang telah mengidentifikasi satu koraban, Anthony Stephan House, 39 tahun, yang meninggal karena luka dalam ledakan pada 2 Maret.

CNN tidak menyebut korban berusia 17 tahun karena belum diketahui oleh pihak berwenang, namun dosen di Austin Community College yang mengajarinya tahun lalu mengatakan bahwa dia adalah pemuda yang memiliki masa depan yang cerah.

"Dia pintar. Dia siswa SMA dan mengambil kelas-kelas kuliah," kata Samuel Osemene, dosennya. "Dia adalah pria muda dengan masa depan cerah dan banyak potensi. Kami berbicara banyak tentang perkuliahan. Dia memeluk saya setiap pagi sebelum kelas."

Osemene mengatakan dia akan selalu mengingat senyuman pemuda itu. 

"Dia adalah seorang pemuda yang sangat bahagia dengan begitu banyak energi. Dia mencintai dan selalu memiliki senyum di wajahnya. Dia berteman dengan mudah dan akan dirindukan, " katanya.

Polisi dan FBI menjaga lokasi seranganFoto: REUTERS/Sergio Flores
Polisi dan FBI menjaga lokasi serangan



Ledakan tanggal 2 Maret yang menewaskan House dilaporkan sekitar pukul 6:55 pagi di blok 1000 Haverford Drive. Awalnya dianggap sebagai insiden yang terisolasi, namun polisi sekarang mengklasifikasikannya sebagai pembunuhan.

Ledakan hari Senin pertama dilaporkan pada pukul 6:44 pagi di blok 4000 Oldfort Drive dan ledakan Senin kedua sekitar tengah hari di blok 6700 Galindo Street.

Polisi sedang mengusut ledakan Senin pertama saat ledakan kedua terjadi.

Peledak Berdaya Kuat

Manley mengatakan paket yang ditemukan di luar rumah korban adalah "kotak pengiriman berukuran sedang, tidak terlalu besar".

"Itu adalah bom berkekuatan besar." katanya, menolak untuk menjelaskan lebih detil. "Ada tingkat keterampilan tertentu yang dibutuhkan untuk memindahkan perangkat seperti ini."

Jaksa Agung Texas Ken Paxton mendesak semua warga Texas untuk berhati-hati. "Dengan tiga ledakan yang dilaporkan di wilayah Austin, saya mendesak semua warga Texas untuk melaporkan setiap paket yang mencurigakan atau tidak terduga yang tiba melalui pos ke petugas penegak hukum setempat. Hubungi 911 segera jika Anda menerima sesuatu yang mencurigakan," katanya di Twitter.

Polisi lokal, bersama agensi seperti FBI dan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak tengah menangani kasus ini.

ATF memproses bukti dari perangkat pertama di lab, bukti dari perangkat kedua juga akan dikirim ke laboratorium ATF untuk konsistensi.

Gubernur Greg Abbott mengumumkan hadiah sebesar $ 15.000 untuk informasi yang mengarah pada identifikasi dan penangkapan oknum yang terlibat dalam ledakan ini.

Walikota Austin, Steve Adler, mengatakan dalam sebuah konferensi pers, "Ini masih kota yang aman."

"Kami belum tahu mengapa ini terjadi atau apa motivasinya," katanya. "Segera setelah kita mengetahui hal-hal yang dapat kita laporkan ke masyarakat, saya akan memastikan masyarakat segera mendengarnya."


    Category : Internasional    
    Tags        :    
    Sumber  : CNN Indonesia


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Satelit Merah Putih Resmi Mengorbit

  Ekonomi Bisnis  




BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG