Sabtu, 17 Maret 2018 - 16:24:58

Calon Penumpang Batik Air Tertangkap Bawa 1,5 Kg Sabu

    Anggre Dwie Hits : 24193    

CNN Indonesia


PEKANBARU, RIAUAKSI.COM -- Petugas Keamanan Penerbangan atau Aviation Security Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 1,5 kilogram, Sabtu (17/3) pagi.

Manager Umum Bandara SSK II Pekanbaru Jaya Tahoma Sirait menuturkan sabu-sabu itu berupaya diselundupkan dua pria berinisial DO dan MZ.

"Saat ini, keduanya masih kita mintai keterangan," ujarnya, mengutip Antara.

Dari informasi yang dirangkum, dua pria tersebut rencananya akan terbang ke Jakarta dengan menggunakan maskapai Batik Air bernomor penerbangan ID 7064, Sabtu pagi.

Namun, petugas mencurigai gerak-gerik kedua pria tersebut saat melintasi pintu pemeriksaan atau Security Check Point (SCP) II. Saat diperiksa lebih teliti oleh petugas ditemukan dua paket sabu-sabu yang disimpan pada bagian selangkangan.

Barang haram dengan nilai yang diperkirakan lebih dari Rp1 miliar itu dikemas dengan bentuk bulat memanjang serta dibungkus isolasi plastik. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus memeriksa kedua pria tersebut.

Kepala Polresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto dikabarkan tengah menuju bandara untuk berkoordinasi terkait pengungkapan tersebut.

Upaya penyelundupan sabu-sabu melalui jalur udara via Bandara SSK II Pekanbaru bukan kali ini terjadi. Pada Februari 2018, petugas keamanan bandara berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 200 gram sabu-sabu dari tangan seorang calon penumpang.

Sementara, pada awal Februari 2018 petugas turut menggagalkan pengiriman narkoba berupa 1.011 ekstasi yang dikemas dalam paket suku cadang kendaraan melalui fasilitas kargo. Rencananya, barang haram itu akan dikirim ke Pulau Bali.


    Category : Hukum dan Politik    
    Tags        :    
    Sumber  : CNN Indonesia


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Hindari Hal ini pada Mobil Matik

  Ekonomi Bisnis  




Perbankan Indonesia Disarankan Tiru "Gaya" Fintech