Selasa, 03 April 2018 - 23:39:46

Pizza Hut Indonesia Berminat Melantai di Bursa Saham

    Anggre Dwie Hits : 16705    

CNN Indonesia


PEKANBARU, RIAUAKSI.COM -- Bursa Efek Indonesia menyebut dua perusahaan menyatakan minatnya untuk melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) pada 2018.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat mengatakan perusahaan itu antara lain, perusahaan pemegang merek dagang Pizza Hut yakni PT Sari Melati Kencana, dan perusahaan bidang produksi kertas PT Sriwahana Adityakata.

"Perkiraan pencatatan saham di BEI pada Mei untuk Sari Melati, dan Sriwahana pada Juni 2018," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Senin (2/4).

Rencananya, ia mengatakan Sari Melati Kencana akan melepas sebesar 20 persen saham baru dari modal di setor ke publik. Dana yang diraih dari aksi korporasi itu, sekitar 60 persen akan digunakan untuk modal kerja, dan sisanya 40 persen untuk pembayaran utang perbankan.

"Rencananya juga akan ada ESOP (Employee Stock Option Program) sebesar 1 persen, dan Managemen and Employee Stock Option Program (MESOP) sebesar 10 persen," katanya.

Ia mengemukakan pengelola Pizza Hut itu telah menunjuk perusahaan sekuritas sebagai penjamin emisi (underwriter), yakni CLSA Sekuritas Indonesia, CIMB Sekuritas dan Mandiri Sekuritas. Saat ini, Sari Melati mengelola sebanyak 400 gerai Pizza Hut di seluruh Indonesia.

Sementara PT Sriwahana Adityakata, Samsul Hidayat mengatakan rencananya perusahaan itu akan melepas sahamnya ke publik sekitar 22 persen, dan telah menunjuk NH Korindo Sekuritas sebagai penjamin emisi.

"Dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja," katanya.

Kedua perusahaan itu akan menggunakan laporan keuangan audit periode Desember 2017 sebagai salah satu syarat dalam pengajuan IPO.


    Category : Ekonomi Bisnis    
    Tags        :    
    Sumber  : CNN Indonesia


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Hindari Hal ini pada Mobil Matik

  Ekonomi Bisnis  




Perbankan Indonesia Disarankan Tiru "Gaya" Fintech