Jumat, 13 April 2018 - 16:31:47

Serangan Senjata Kimia di Suriah Itu Berita Palsu

    eko Putra Wandi Hits : 38401    

liputan6.com


Jakarta,Riauaksi.com-Duta Besar Rusiauntuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva menyebut isu serangan senjata kimia di Douma yang tengah beredar adalah kebohongan belaka.

Diplomat asal Negeri Beruang Merah yang baru empat minggu bertugas di Indonesia itu juga menyayangkan berita palsu seputar serangan senjata kimia di Suriah.

"Di wilayah Douma hanya ada satu rumah sakit. Pihak Rusia telah mengunjungi rumah sakit tersebut dan memastikan tak ada korban yang meninggal akibat senjata kimia," ujar Dubes Lyudmila.

Dubes Lyudmila juga menegaskan jika isu ini adalah kebohongan besar, mengingat Rusia telah membantu pemerintah Bashar Al Assad untuk meredam pemberontakan yang terjadi di Suriah.

"Tidak mungkin rasanya apabila kami yang selama ini membantu menjaga keamanan di Suriah justru membiarkan adanya serangan gas kimia," tegas Dubes Lyudmila.

Menurut Lyudmila, agresi militer bukan menjadi solusi baik bagi Suriah saat ini. Cara terbaik untuk meredam segala permasalahan dapat dilakukan dengan dialog dan pertemuan antar delegasi.

"Pihak kami juga selalu membuka dialog dengan siapa pun. Kami juga tidak menutup kemungkinan untuk menerima segala saran demi terciptanya kedamaian di Suriah," ujar Lyudmila.

Laporkan Serangan Senjata Kimia Hantam Suriah

Organisasi sukarelawan penyelamat dan medis di Suriah White Helmets melaporkan, sedikitnya 40 hingga 70 orang tewas akibat dugaan serangan senjata kimia berupa gas di Douma, kota terakhir yang dikuasai pemberontak di Ghouta Timur.

Lewat Twitter, sukarelawan White Helmets mengunggah gambar dan video memprihatinkan yang menunjukkan beberapa jenazah dan korban luka serangan senjata kimia tergeletak di ruang bawah tanah usai diselamatkan. Demikian seperti dikutip dari BBC.

White Helmets juga menyebut, jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat.

Sementara itu, korban luka diperkirakan kurang-lebih mencapai 500 orang, laporan CNN yang mengutip sumber informasi dari Union of Medical Care and Relief Organizations (UOSSM).

Kendati demikian, belum ada verifikasi independen atas seluruh laporan tersebut, ujar BBC dan CNN.

Di sisi lain, pemerintah Suriah telah menyebut tuduhan serangan senjata kimia itu sebagai fabrikasi alias laporan yang dibuat-buat.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan masih memantau laporan "yang sangat mengganggu" tersebut.

Kendati demikian Kemlu AS telah melontarkan tuduhan awal. Washington menyatakan bahwa Rusia, yang bertempur bersama dengan pemerintah Suriah, harus bertanggung jawab. Jika sekiranya bahan kimia mematikan telah terbukti digunakan dalam laporan White Helmets tersebut.

"Rezim Suriah (yang didukung Rusia) punya sejarah menggunakan senjata kimia terhadap rakyatnya sendiri dalam konflik," kata Kemlu AS.

Hingga berita ini dimuat, berbagai pihak pemerintah serta tim pemantau dan media independen masih berusaha mengonfirmasi laporan serangan senjata kimia di Douma, Ghouta, Suriah tersebut.


    Category : Nasional    
    Tags        : #nasional    
    Sumber  : liputan6.com


    36 Komentar :

    obiekty opole
    07 Agustus 2018 - 14:02:38 WIB

    Agent: Andrzej Zapart (nr licencji: 4914)
    mieszkania opole
    07 Agustus 2018 - 14:15:00 WIB

    Działamy we wszystkich sektorach rynku nieruchomości.
    HTML editor
    09 Agustus 2018 - 09:07:31 WIB

    Hello there! I know this is kinda off topic however
    I'd figured I'd ask. Would you be interested in exchanging links or maybe guest authoring a blog article or vice-versa?
    My website discusses a lot of the same subjects as yours
    and I think we could greatly benefit from each other. If you might be interested
    feel free to shoot me an email. I look forward to hearing from you!
    Great blog by the way!
    tracks for apps
    11 Agustus 2018 - 16:50:35 WIB

    I am regular visitor, how are you everybody?
    This piece of writing posted at this site is actually fastidious.
    Santiago
    12 Agustus 2018 - 04:56:09 WIB

    You ϲould definitely see your xpertise
    in the woгk yoou wrіtе. The arena hopes for more passionate writers ѕuch
    as you wһo aren't afraiid to ѕay hⲟw theу belіeve. Ꭺt all
    times follow your heart.
    Mahalia
    12 Agustus 2018 - 16:58:32 WIB

    Hello Ꭲhere. I discovered уour weblog the ᥙse of msn. Tһis is an extremely
    smartlky ѡritten article. І will be ѕure to bookmark it and return tо learn extra of ʏour helpful info.
    Ꭲhanks for thee post. I'll defіnitely return.
    homeopathy side effects
    13 Agustus 2018 - 17:51:02 WIB

    I һave read so many posts aЬout the bogger lovers owever thjis article іѕ in faⅽt a good piece
    ߋf writing, ҝeep it uⲣ.
    "IT Companies in Verna Goa
    13 Agustus 2018 - 21:02:31 WIB

    With havin so much written content do you ever run into any problems of plagorism or copyright
    violation? My site has a lot of exclusive content I've either written myself or outsourced but it appears a lot of it is popping it up all over the weeb without my authorization. Do you know any ways to help protect against content froom being ripped off?
    I'd truly appreciate it.
    alternative healthcare practitioners careers
    14 Agustus 2018 - 07:47:32 WIB

    Good article! Wе aгe linking tօ this gгeat pos օn oᥙr website.
    Keep up thе great writing.
    edit HTML online
    15 Agustus 2018 - 06:52:24 WIB

    Howdy just wanted to give you a quick heads up. The text in your post seem to be running off the
    screen in Opera. I'm not sure if this is a formatting issue or something to
    do with internet browser compatibility but I figured I'd post to let you know.
    The layout look great though! Hope you get the problem resolved soon.
    Kudos
    << First | < Prev | 1 | 2 | 3 | ... | 4 | Next > | Last >>

    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Satelit Merah Putih Resmi Mengorbit

      Ekonomi Bisnis  




    BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG