Senin, 16 April 2018 - 13:19:30

Pasutri Bandar Narkoba Ini Pasok Sabu dan Ganja ke 3 Kecamatan

    Riau Aksi Hits : 16705    

situsriau.com


PASIR PANGARAIAN,Riauaksi.com - Sepasang suami istri (Pasutri) di Tanjung Alam Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) FA (37) dan istrinya MI, akui narkoba tersebut akan disebarkan ke tiga Kecamatan di Rohul.

Itu terungkap dalam ekspos Kapolres Rohul AKBP Muhammad Hasyim Risahondua S.Ik, M.Si,‎ bersama Kasat Reserse Narkoba Polres Rohul AKP Masjang Efendi dan anggota, Kasat Binmas AKP Supriyana, Kasat Tahti AKP Tri Hidayat, juga Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono SH di Mapolres, Jumat (13/4/18).

Dalam eksposnya di hadapan belasan wartawan, AKBP Muhammad Hasyim Risahondua  menyatakan, tersangka FA mengakui bahwa‎ dirinya sudah 2 bulan berprofesi sebagai bandar Narkoba. Kemudian, daun ganja kering dan sabu rencananya akan dijual di tiga Kecamatan, yakni Kepenuhan, Kepenuhan Hulu, dan Bonai Darussalam, dengan sasaran para pekerja di perusahaan perkebunan.

“Kita sudah mapping, karena akhir‎-akhir ini narkoba sudah menyebar ke perkebunan. Kita mengimbau ke masyarakat, agar bisa menghindari efek dari penggunaan barang haram ini," himbaunya.

Tambah Kapolres lagi, tersangka FA juga mengakui, bahwa daun ganja dan sabu dibelinya dari kenalannya di Medan, Provinsi Sumatera Utara. Barang haram tersebut dikirimkan oleh kurir.

Sebut Kapolres, pengakuan tersangka FA, bahwa bisnis haram yang dilakukan sekitar 2 bulan terakhir dan mereka merupakan jaringan provinsi. Karena rata-rata narkoba yang masuk ke Rohul sebagian besar didatangkan dari Sumut.

Diakui Kapolres Muhammad Hasyim, walaupun tersangka FA menyerahkan diri ke Polres Rohul, namun hal tersebut mengurangi hukuman atas perbuatannya.

“Sedangkan istrinya, juga tetap akan dihukum karena perempuan tersebut mengetahui bisnis haram suaminya, namun dirinya berupaya menghilangkan barang bukti juga tidak memberitahukan adanya peredaran barang haram atau narkoba‎," jelasnya.

Ungkapnya lagi, karena mengedarkan barang haram jenis daun ganja dan sabu, tersangka FA dan istrinya MI diancam Pasal 112 dan Pasal 114 ayat 2 KUHP, dengan ancam‎an  kurungan penjara atas 10 tahun.

Disebutkan AKBP Muhammad Hasyim, pasutri tersebut diciduk berawal informasi masyarakat ‎ Rabu (4/4/2018) sore. Dari penyelidikan, Rabu pukul 17.30 Wib, anggota Sat‎uan Reserse Narkoba Polres Rohul gerebek rumah pelaku di Dusun Tanjung Alam, Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan.

“Dalam penggerebekan, polisi hanya bisa menangkap‎ perempuan berinisial MI. Sementara suaminya berinisial FA yang sedang duduk di belakang rumah melarikan diri,"ungkapnya.

‎Dari penggerebekan, polisi berhasil sita 2 paket besar diduga narkoba jenis daun ganja kering sekitar 2 kg, 7 paket diduga sabu sekitar 12 gram, serta barang bukti lain seperti hand phone, ember tempat menaruh narkoba, dompet, timbangan, kertas bungkus nasi, plastik bening, dan lainnya.

Usai mengamankan MI ke Mapolres Rohul, tambahnya,  polisi langsung lakukan pengejaran terhadap ‎ FA ke rumah keluarganya di Kota Tengah Kecamatan Kepenuhan dan Kecamatan Ujung Batu, namun tidak ditemukan.

Kemudian, tersangka FA akhirnya menyerahkan diri ke Polres Rohul karena terus dicari polisi.‎ Meski demikian, tersangka FA tetap diancam dengan hukuman sesuai perbuatannya.


    Category : Riau    
    Tags        : #Prov Riau,#rohul    
    Sumber  : situsriau.com


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Mitsubishi Xpander di Semester Pertama 2018 Rajai Wholesales Tanah Air

      Ekonomi Bisnis  




    BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG