Senin, 14 Mei 2018 - 13:31:16

Jam Operasional Mal Berjalan Normal

    Riau Aksi Hits : 8065    

liputan6.com


Jakarta,Riauaksi.com - Pengelola memastikan jam operasional mal atau pusat belanja berjalan secara normal. Hal ini meski telah terjadi aksi pengeboman di sejumlah titik di Surabaya, Jawa Timur.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan mengatakan, sejauh ini jam operasional mal masih berjalan normal, yaitu pukul 10.00-22.00 WIB.

"Masih normal, seperti biasa," ujar dia saat berbincang dengandi Jakarta, Senin (14/5/2018).

Selain itu, lanjut dia, jumlah kunjungan ke mal juga masih normal. Dia menghimbau masyarakat tidak khawatir untuk beraktivitas di mal.

"‎Sampai kemarin masih normal, belum terlalu berdampak. Mudah-mudahan tidak terjadi penurunan (pengunjung)," kata dia.

Ridwan berharap insiden ledakan bom tersebut segera berakhir. Dengan demikian, kegiatan bisnis dan perdagangan di dalam negeri tidak terganggu.

"Mudah-mudah tidak terjadi (insiden di mal)," tandas dia.

Untuk diketahui, bom kembali meledak di daerah Jawa Timur. Senin pagi, bom meledak di depan Polrestabes Surabaya.

Kepolisian menyebut, diledakkan pukul 08.50 WIB. "Meledak sekitar pukul 08.50 WIN," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera sat dihubungi Liputan6.com, Senin (14/5/2018).

Bom meledak di gerbang masuk Polrestabes Surabaya.

Saat ini kepolisian masih olah tempat kejadian perkara (TKP). Akibat bom ini, aparat menjadi korban. Namun belum diketahui jumlah pasti korban.

Sebelumnya, teror bom gereja juga terjadi Surabaya. jumlah korban meninggal dunia pada teror bom gereja di Surabaya, Jawa Timur, mencapai 13 orang, sementara 41 orang lainnya luka-luka.

"Ada 13 orang meninggal," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung melalui pesan singkat kepada Liputan6.com, Jakarta, Minggu (13/5/2018).

Saat ini, para korban luka bom gereja tadi pagi tengah mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit.

Pada papan pengumuman Rumah Sakit dr Soetomo tertulis, ada enam pasien yang ditangani di sana. Empat orang segera menjalani operasi oleh tim kedokteran. Satu orang meninggal dan seorang lagi diperbolehkan pulang.

Masing-masing korban bom gereja itu adalah Miss X dari Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel; Ahmad Nurhadi dari Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel; Martha Jumani dari Gereja Pantekosta, Jalan Arjuna Surabaya; Giri dari Gereja Pantekosta, Jalan Arjuna Surabaya; Sonia dari Gereja Santa Maria Tak Bercela; dan Miss X dari Gereja Santa Maria Tak Bercela.


    Category : Nasional    
    Tags        : #nasional    
    Sumber  : liputan6.com


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Industri Iklan Terimbas Perlindungan Data Eropa

      Ekonomi Bisnis  




    BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG