Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:33:15

Dokter Spesialis Syaraf Ahli Pertama tidak ada peminat di Pekanbaru

    Puja Triana Putri Hits : 1    

TribunPekanbaru.com


PEKANBARU, Riauaksi.comFormasi Dokter Spesialis Syaraf Ahli Pertama tidak ada peminat di Pekanbaru, sedangkan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di Pekanbaru mencapai 9.411 orang untuk 303 formasi.

Formasi CPNS 2018 di lingkungan Pemko Pekanbaru ternyata tidak semuanya terisi oleh pelamar.

Pascaberakhir pendaftaran CPNS Senin (15/10/2018) kemarin, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya (BKP SDM) merilis data, sejumlah formasi yang banyah diminasi dan kurang diminati, hingga formasi yang tidak ada pelamarnya.

Berdasarkan data yang Tribun himpun di BKP SDM Kota Pekanbaru, Kamis (18/10/2018), jumlah pelamarCPNS dilingkungan Pemko Pekanbaru mencapai 9.411 orang.

Sementara formasi yang dibuka sebanyak 304 formasi.

Dari 304 formasi tersebut ada beberapa formasi yang menjadi primadona yang banyak diincar oleh pelamar, di antaranya formasi bidan terampil yang dilamar sebanyak 3.127 orang.

Kemudian, guru kelas ahli pertama sebanyak 1.480 orang dan guru Penjas sebanyak 697 pelamar.

"Yang paling sedikit pelamarnya itu formasi dokter penyakit dalam dan bedah, masing-masing formasi hanya diisi oleh satu orang pelamar," kata Kepala BKP SDM Kota Pekanbaru, Maskur Tarmizi usai menghadiri acara penyerahan SK Plt Kepala Dinas Kesehatan di Kantor Dinas Kesehatan, Jalan Melur Pekanbaru, Kamis (18/10/2018).

Tidak hanya itu, dari 304 formasi CPNS yang dibuka, ada satu formasi yang nihil peminat atau tidak ada pelamarnya yakni, formasi dokter spesialis syaraf ahli pertama.

"Untuk formasi dokter spesialis syaraf ahli pertama memang tidak ada peminatnya. Mungkin tidak ada yang memenuhi persyaratan, makanya tidak ada pelamarnya. Karena dokter spesialis syaraf itu kan rata-rata usianya diatas 35 tahun, sementara untuk pasyaratan CPNS kan usia maksimalnya 35 tahun," ujarnya.

Sementara terkait waktu pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) dijadwalkan akan dilaksanakan tanggal 26 Oktober.

Namun masih tentatif dan sewaktu-waktu bisa berubah, tergantung dari pihak BKN.

"Jadwal ujian masih tentatif. Mulai tanggal 26 oktober sampai 17 november. Nah, untuk Kota Pekanbaru dijadwal tanggal berapa itu belum tau, karena yang menyusun jadwalkan bukan kita, tapi BKN," katanya.

Tidak hanya waktunya pelaksanaan ujian yang masih tentatif, namun untuk lokasi tempat pelaksanaan ujian juga belum pasti.

"Bisa di kantor BKN, bisa di lokasi yang lain, tergantung nanti BKN yang menyusunnya," ungkapnya.

Seperti diketahui, tahun ini Pemko Pekanbaru membuka lowongan 304 formasi CPNS.

Sebagian besar kuota CPNS tersebut adalah untuk fomasi tenaga pendidik atau guru, sebanyak 180 orang.

Sedangkan sisanya 90 orang untuk tenaga kesehatan, 30 orang untuk tenaga teknik sedangkan 4 orang lagi jatahnya diberikan untuk honorer K2. 


    Category : Riau    
    Tags        : #pekanbaru,#Prov Riau    
    Sumber  : TribunPekanbaru.com


    1 Komentar :

    Cara Membedakan Gejala Pilek dan Infeksi Sinus
    20 Oktober 2018 - 07:30:50 WIB

    https://bit.ly/2rReuXL | https://bit.ly/2JrqhmT | https://goo.gl/ymnXeu
    << First | < Prev | 1 | Next > | Last >>

    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Satelit Merah Putih Resmi Mengorbit

      Ekonomi Bisnis  




    BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG