Senin, 22 Oktober 2018 - 15:20:41

Terbukti Menerima Suap, Bupati Kebumen Divonis 4 Tahun Penjara

    Yane Fitri Ardianti Hits : 1    

detiknews.com


Semarang, Riauaks.com - Bupati Kebumen nonaktif, Yahya Fuad, divonis 4 tahun penjara dan dicabut hak politiknya selama 3 tahun terkait kasus suap. Ruang sidang penuh sesak oleh pendukungnya ketika hakim membacakan amar putusan.

Hakim Antonius Widijantono jaksa menyebut terdakwa melanggar pasal 12 a undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Menjatuhkan hukuman pada terdakwa dengan 4 tahun penjara. Menjatuhkan denda sebesar Rp 300 juta yang jika tidak dibayarkan akan diganti kurungan selama 4 bulan," Senin (20/10/2018).

"Menjatuhkan pidana tambahan berupa dicabut hak untuk dipilih dalam jabatan publik dalam 3 tahun terhitung setelah masa hukuman selesai," imbuhnya.

Hakim menyatakan terdakwa terbukti menerima suap yang totalnya mencapai Rp 12,03 miliar yang berasal dari fee sejumlah proyek. Hakim juga menyebut uang itu diperuntukkan untuk program bina lingkungan kemudian diberikan kepada orang bernama Alpen dan Syahroni.

"Dari uang itu terdakwa memerintahkan untuk bina lingkungan diantaranya diberikan Rp 1,7 miliar untuk Alpen, Rp 250 juta untuk Syahroni," 

Vonis hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa KPK yaitu 5 tahun, denda Rp 600 juta subsidair 6 bulan kurungan dan pencabutan hak politik selama 5 tahun. Atas putusan hakim tersebut, Yahya Fuad menyatakan menerima.

"Menerima," 

Usai sidang Yahya disambut keluarga dan para pendukungnya yang langsung menyambut dengan pelukan. Pendukung yang datang memang cukup banyak hingga banyak yang duduk lesehan untuk mengikuti sidang.

Untuk diketahui Yahya terlibat dalam dugaan kasus suap Rp 12 miliar tahun 2016. Bermula setelah Yahya terpilih sebagai bupati. Ia dan tim suksesnya, Hojin Ansori kemudian bertemu dan membahas soal pembagian proyek dengan syarat memberikan ijon atau fee sebesar 7 persen.

Salah satu pengusaha yaitu mantan calon bupati Kebumen, Khayub Muhammad Lutfi, ikut memberikan fee Rp 5,9 miliar karena merupakan salah satu pengusaha. Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka pada bulan Januari 2018. Hal itu merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan KPK pada Oktober 2016 dengan 6 tersangka termasuk mantan Sekda Kebumen. 


    Category : Nasional    
    Tags        : #nasional,#politik    
    Sumber  : detiknews.com


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Satelit Merah Putih Resmi Mengorbit

      Ekonomi Bisnis  




    BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG