Selasa, 23 Oktober 2018 - 15:58:22

KI di Riau Adakan Gelar Sidang Sengketa Informasi SKK Migas

    Rinaldo Hits : 1    

cakaplah.com


PEKANBARU, Riauaksi.com - Setelah sempat tertunda beberapa kali, sidang Sengketa Informasi antara Pemohon Novrizon Burman dengan SKK Migas Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) akhirnya digelar Selasa (23/10/2018) di gedung Komisi Informasi Provinsi (KIP) Riau, Jalan Gajahmada Nomor 200 Pekanbaru.

Ketua KIP Riau Zufra Irwan kepada  mengatakan adapun agenda sidang hari ini adalah pemeriksaan awal seperti pemeriksaan legal standing para pihak dan pemeriksaan semua berkas-berkas.

"Alhamdulillah hari ini kita sudah menggelar sidang pertama dan sudah selesai. Untuk agendanya masih seputar pemeriksaan berkas,"

Zufra menjelaskan, versi SKK Migas, dari 6 item tuntutan yang disampaikan Novrizon, ada sebagian informasi yang dikecualikan oleh perusahaan. Namun memang belum disampaikan dari 6 tuntutan tersebut mana yang dikecualikan dan mana yang tidak.

"Setelah ini akan masuk tahap mediasi selama 14 hari kerja antara Novrizon dan SKK Migas. Karena memang mediasi adalah amanah pasal 38 UU No 14 tahun 2008 yang lebih mengutamakan mediasi. Namun jika tahap mediasi gagal baru kita akan masuk ke tahap sidang Ajudikasi," ungkapnya.

Sementara itu, Novrizon Burman melalui Kuasa Hukumnya Aspandiar  melalui sambungan seluler mengatakan dalam sidang pertama tadi ada beberapa item yang dilalui.

"Yang pertama apakah Komisi Informasi memiliki kapasitas menyidangkan kasus ini. Kemudian yang kedua itu apalah legal standing pemohon dan termohon diakui, serta selanjutnya adalah objeknya. Kita sepakat bahwa SKK Migas merupakan badan publik. Jadi merupakan objek yang memang bisa disidangkan oleh KI,"

Disampaikan Aspandiar, kedua belah pihak sudah sepakat selanjutnya akan dilakukan mediasi pada tanggal 31 Oktober mendatang. "Untuk mediasi waktunya 14 hari. Namun bisa diperpanjang 7 hari lagi. Namun kalau memang tidak juga bisa akan lanjut sidang ajudikasi,"

Disinggung terkait sanggahan SKK Migas yang mengatakan bahwa diantara 6 point yang disampaikan Novrizon ada informasi yang bukan informasi publik, Aspandiar mengatakan pihaknya masih akan menampung hal ini dan akan dibicarakan pada mediasi.

"Sebab kalaupun ada 1 item yang mereka katakan bukan informasi publik yang sifatnya rahasia kan ada semacam uji konsekuensi. Nah sepanjang uji konsekuensi ini tidak mereka lakukan dan tak ada hasilnya ya kita tak bisa menerima begitu saja dong. Kalaupun mereka lakukan uji konsekuensi kita juga tak bisa langsung menerimanya,"

Lanjut Aspandiar, pada sidang hari ini, pihaknya juga menyampaikan keberatan atas pemberitaan yang menyatakan menilai bahwa pemohon tidak sabar, bahkan disampaikan juga ada ancaman dari pihak pemohon.

"Kami tentu sangat keberatan dengan bahasa itu dan tentu sangat merugikan klien kami. Oleh karena itu kita minta ini diklarifikasi karena kalau tidak kami akan menempuh jalur hukum. Paling tidak menyampaikan permohonan maaf lah," 

Seperti diberitakan, Novrizon Burman, wartawan senior PWI di Provinsi Riau, mengajukan sengketa informasi kepada KIP Riau terkait informasi yang dimintanya.

Sengketa informasi diajukan Novrizon Burman karena dua suratnya terdahulu tidak ditanggapi. Ada enam item informasi yang diminta Novrizon Burman kepada SKK Migas Sumbagut.

Pertama daftar nama, alamat, dan company profile perusahaan migas di bawah naungan SKK Migas Sumbagut, di Wilayah Kerja Provinsi Riau.

Kedua, informasi dana CSR (Corporate Social Responsibility) seluruh perusahaan Migas di bawah naungan SKK Migas Sumbagut, di Wilayah Kerja Provinsi Riau, tiga tahun terakhir yakni 2016, 2017, dan 2018.

Ketiga, informasi kontrak Karya antara SKK Migas dan seluruh perusahaan Migas di Wilayah Kerja Provinsi Riau, tiga tahun terakhir yakni 2016, 2017, dan 2018.

Keempat, informasi Cost Recovery semua perusahaan migas di bawah naungan SKK Migas Sumbagut, di Wilayah Kerja Provinsi Riau, tiga tahun terakhir yakni 2016, 2017, dan 2018.

Kelima, informasi produksi Lifting semua perusahaan migas di bawah naungan SKK Migas Sumbagut, di Wilayah Kerja Provinsi Riau, tiga tahun terakhir: 2016, 2017, dan 2018.

Dan keenam, data produksi minyak Riau semua perusahaan migas di bawah naungan SKK Migas Sumbagut, di Wilayah Kerja Riau, tiga tahun terakhir: 2016, 2017, dan 2018.

"Sesuai amanat UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, informasi yang saya minta tersebut di atas adalah informasi publik,"


    Category : Riau    
    Tags        : #pekanbaru,#Prov Riau    
    Sumber  : cakaplah.com


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Satelit Merah Putih Resmi Mengorbit

      Ekonomi Bisnis  




    BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG