Selasa, 23 Oktober 2018 - 16:33:03

Sudah beberapa Kali di Larang Bawa Motor , Siswa SMAN 3 Dumai Tetap Bawa motor Kesekolah

    Rinaldo Hits : 1    

cakaplah.com


Dumai, Riauaksi.com - Pihak SMAN 3 Dumai di Kecamatan Bukit Kapur melarang siswanya membawa sepeda motor ke sekolah dengan alasan demi keselamatan dan keamanan siswa. Namun nyatanya tidak semua siswa mematuhi aturan itu. Sebagian siswa tetap membawa kendaraan dan memarkirkannya di luar areal sekolah.

Salah satu alasan siswa membawa kendaraan bermotor ke sekolah adalah susahnya mendapatkan angkutan dari pemukiman mereka ke sekolah.

Menanggapi hal tersebut Kepala SMAN 3 Dumai Roni Pasla MPd mengatakan itu sudah luar kewenangannya.

“Kalau itu di luar kewenangan pihak manajemen sekolah. Untuk diketahui pihak sekolah sama sekali tidak menggiring (siswa) untuk parkir kendaraan mereka di luar tersebut. Yang pasti, pihak sekolah tidak membenarkan siswa membawa kendaraan ke sekolah, dengan alasan keselamatan siswa. Selain itu, kita juga memang tidak punya lahan yang cukup untuk parkir kendaraan di sekolah,” kata Roni, Selasa (23/10/2018).

Dikatakan Roni, kendaraan yang terpakir di sekolah milik guru dan tamu. Sedangkan untuk siswa sudah tegas aturannya, tidak boleh membawa kendaraan ke sekolah.

“Kecuali saat ekstrakurikuler, hari Sabtu atau Ahadu, karena siswa kan tidak terlalu ramai yang hadir, karena yang punya kegiatan hari itu saja yang hadir, jadi tempatnya cukup," ujar Roni sembari mengutarakan  pihak sekolah  terkait parkir di luar wewenang mereka.

"Yang pasti kita selalu mengimbau kepada para orangtua dan siswa agar tidak membawa kendaraan karena belum memiliki SIM dan juga berisiko," ujarnya.

Kalau masih ada siswa yang melakukan hal itu, segala risiko yang terjadi tentunya sudah di luar tanggung jawab sekolah. 

Sementara itu, salah seorang siswa yang memarkirkan sepeda motornya di kawasan Jalan Rahman Hakim tersebut, mengatakan, dirinya tidak punya pilihan lain.

Jarak rumahnya ke sekolah jauh, sehingga harus membawa kendaraan ke sekolah biar tidak terlambat maupun di hukum guru piket.

“Rumah saya di jalan Sepakat kelurahan Bukit Kayu Kapur, dekat pintu masuk kota Dumai Perbatasan Dumai-Duri tepatnya tak jauh dari pos distribusi  Dishub. Mau tidak mau harus pakai motor. Tidak ada yang mengantar. Orangtua bekerja ibu sibuk kalau pagi. Sudah pernah naik angkutan, susah, lebih boros dan sering terlambat,” ujarnya.

Siswa lainnya, yang juga enggan disebutkan namanya, mengatakan, parkir di lingkungan sekitar sekolah di Jalan Rahman Hakim cukup aman, terutama yang di kelola oleh pak Iwan Tukang.

“Kita bayar parkir cuma Rp 2 ribu, tapi benar-benar dijagain motor kita. Kadang pernah malam karena ada kegiatan di sekolah, tetap dijagain. Alhamdulillah aman. Palingan helm yang sering ketukar dengan teman, tapi nanti besoknya nemu lagi,”


    Category : Riau    
    Tags        : #pekanbaru,#Prov Riau    
    Sumber  : cakaplah.com


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Satelit Merah Putih Resmi Mengorbit

      Ekonomi Bisnis  




    BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG