Rabu, 13 September 2017 - 14:43:17

Penundaan Pengesahan RTRW Riau Berpotensi Rugikan Daerah

    Habibi Muthalib Hits : 14401    

Situsriau.com


PEKANBARU,riauaksi.com  - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Riau sangat menyayangkan batalnya Rapat Paripurna DPRD Riau pengesahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau 2018-2023, Senin (11/9/17) kemarin. Kondisi ini berpotensi merugikan daerah.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Kadin Riau, Viator Butarbutar, Selasa (12/9/17). "Iya kita dengar informasi katanya kemarin paripurna tidak kuorum sehingga dibatalkan. Dan menurut info hari Kamis dijadwalkan ulang," ujar Viator.

Ia mengatakan pihaknya sebenarnya sudah mengirimkan surat kepada DPRD Riau yang isinya meminta pimpinan DPRD Riau untuk memberikan informasi yang transparan tentang kejelasan dan pengesahan RTRW tersebut.

"Setiap penundaan dan ketidakjelasan pengesahan RTRW membawa konsekuensi negatif terhadap iklim investasi dan bisnis yang pada akhirnya akan merugikan perekonomian daerah," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya Paripurna RTRW batal digelar. Penyebabnya, kehadiran anggota dewan tidak kuorum. Sekitar 11.45 WIB wakil ketua DPRD Provinsi Riau, Sunaryo, mengumumkan bahwa sidang paripurna dibatalkan.

"Setelah kita menunggu, namun jumlah anggota yang hadir tidak mencukupi kuorum, maka paripurna hari ini kita tunda," kata Sunaryo.

Sementara itu, Ketua Panitia Khusus (Pansus) RTRW DPRD Riau, Asri Auzar mengatakan permasalahan ditundanya pengesahan RTRW

Provinsi Riau tidak ada kaitannya dengan isu politik yang sedang hangat menjelang Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) tahun 2018.

Dikatakan politisi Demokrat ini, permasalahan penundaan pengesahan RTRW tersebut murni karena tidak kuorumnya anggota rapat paripurna.

"Justru kita ingin bagaimana Ranperda ini cepat disahkan dan jangan sampai tertunda lagi, karena ini sudah lama ditunggu. Tak ada kaitannya dengan masalah politik seperti itu," kata politisi asal Rokan Hilir ini.

Terkait adanya tudingan dari anggota Pansus RTRW Provinsi Riau, Suhardiman Amby sebelumnya yang menyatakan anggota DPRD Riau dari fraksi tertentu minim hadir, termasuk Demokrat saat agenda pengesahan Ranperda RTRW Riau, kemarin lalu hingga dibatalkan, ia juga membantah hal tersebut.

"Tidak ada minim, anggota fraksi Demokrat ramai yang hadir. Yulianti, Nasril, Edy Yatim, dan ada beberapa lagi," katanya lagi.
Disinggung mengenai tidak terlihatnya ia di ruang paripurna hingga dibatalkannya paripurna tersebut, Asri mengaku bahwa dirinya hadir di DPRD pada hari itu, akan tetapi saat itu ia sedang menerima tamu di ruang komisi.

"Saya hadir, tapi karena ada tamu di Komisi IV, maka saya temui dulu. Memang belum sempat absensi paripurna. Tapi saat saya mau ke ruang paripurna ternyata sudah dinyatakan ditunda," tukasnya.


    Category : Riau    
    Tags        : #pekanbaru,#Prov Riau    
    Sumber  : Situsriau.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Layar Full Screen OPPO F5 Berikan Pengalaman Visual Terbaik

  Ekonomi Bisnis  




Indonesia Sosialisasikan Sawit Lestari ke Warga Asing