Jumat, 22 September 2017 - 10:18:14

Ada Bunga Bangkai, Kini Cagar Alam Bukit Bungkuk Ramai Dikunjungi Wisatawan

    Habibi Muthalib Hits : 15745    

Mediacenter.riau.go.id


PEKANBARU,Riauaksi.com - Pasca penemuan sepasang bunga bangkai raksasa oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau  13 September lalu, Cagar Alam Bukit Bungkuk, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, kini ramai dikunjungi wisatawan domestik. 

Pada saat liburan,  ratusan wisatawan dan masyarakat kampar yang merasa penasaran, mendatangi lokasi penemuan bunga bangkai ini. 

Syahril (27), salah seorang pemandu di lokasi mengatakan, lokasi bunga bangkai kini jadi magnet wisatawan untuk datang ke Kampar. 

Pengunjung tak hanya melihat,  mereka sebagian besar mengabadikan foto dengan latar belakang bunga bangkai tersebut. 

"Hari Rabu (20/9/2017), ada sekitar 70 pengunjung yang datang. Kemarin ada sekitar 200 pengunjung yang datang," kata Syahril.

Dia menyebut, pengunjung yang datang, berbagai usia mulai dari anak-anak, hingga orang dewasa. Mereka mengabadikan momen di depan bunga bangkai itu.

Pengunjung yang datang katanya, ada yang dari Pekanbaru, dari Sumbar, dan ada juga penduduk setempat. Meski ramai dikunjungi, dia tetap mewaspadai, agar pengunjung tidak merusak ekosistem alam.

"Saya jaga bunga itu agar tak ada tangan jahil yang merusak. Ini adalah bunga langka, yang patut kita dilindungi," sebut lelaki pecinta alam ini.

Sebagaimana diketahui, ada sebanyak enam bunga bangkai yang berada di sekitar lokasi itu. Lima di antaranya sudah layu. Termasuk dua bunga bangkai yang ditemukan oleh rombongan BBKSDA Riau beberapa hari lalu.

Namun, masih ada satu lagi yang akan mekar. Diprediksi katanya, bunga ini akan mekar pada Kamis (21/9/2017) atau Jumat (22/9/2017). Tingginya 3,44 meter. "Sekarang kelopaknya sudah mulai merekah. Besok (hari ini, red) mekarnya," kata Syahril.

Dijelaskannya, saat mekar nanti, akan mengeluarkan bau busuk. Seperti bau bangkai. Bahkan, bau ini akan menyebar hingga 100 meter. 

"Nah, kalau sudah keluarkan bau busuk, saat itulah bunga ini mekar," kata Syahril yang juga ikut bersama rombongan BBKSDA Riau saat menemukan bunga bangkai tertinggi di dunia, Sabtu lalu.

Lokasinya kata Syahril, tidak jauh dari pemukiman warga. Jika berjalan kaki dari aspal terakhir, cuma lima menit. Bunga langka ini tumbuh di seputaran kebun milik warga. Masih di seputaran Cagar Alam Bukit Bungkuk.

Dia juga menjelaskan, lima bunga bangkai lainnya sudah layu. Antara lain, dua adalah bunga yang ditemukan oleh BBKSDA. Satu di antaranya diklaim menjadi bunga bangkai tertinggi di dunia, dengan ketinggian 3,97 meter.

Tiga bunga bangkai yang sudah layu lainnya, ditemukan oleh Syahril sendiri, pada Selasa (19/9/2017). Satu memiliki tinggi 2,20 meter dengan kelopak berwarna merah. Satu lagi dengan tinggi 2,44 meter dengan kelopak berwarna hijau kehitam-hitaman. Kemudian, ada juga yang memiliki tinggi 1,7 meter.


    Category : Riau    
    Tags        : #pekanbaru,#Prov Riau,#wisata    
    Sumber  : Mediacenter.riau.go.id


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Dongkrak Industri Dalam Negeri, GAIKINDO Sambut Positif Program Mobil Listrik

  Ekonomi Bisnis  




Sejak Diluncurkan, Pesanan Mitsubishi Xpander sudah Capai 27 Ribu Unit