Jumat, 22 September 2017 - 14:40:49

Senin, Pemko Pekanbaru Bayarkan Ganti Rugi Lahan Pelebaran Jalan Subrantas

    Habibi Muthalib Hits : 8641    

Situsriau.com


PEKANBARU ,Riauaksi.com -  Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera melakukan pembebasan lahan untuk pelebaran Jalan Subrantas. Dana yang disiapkan Rp359 juta untuk ganti rugi lima persil lahan seluas 901 meter persegi. Jika tidak ada aral melintang, proses ganti rugi akan dilakukan Senin (25/9/17) besok.

"Kebetulan saat saat saya menjabat Plt di Dinas Pertanahan, baru kali ini kami mengundang pihak tekait, sepeti kejaksaan, kepolisian, BPN, termasuk BPKP. Kita rapat koordinasi, sambil memberi tahu bahwa akan melakukan pembayaran yang menurut hemat kami persyaratannya sudah selesai. Mana tau ada masukan dari pihak lain seperti kejaksaan, kepolisian dan BPKP, itu yang kami lakukan hari ini. Kalau bisa hari Senin lima persil ini sudah bisa dibayar," kata Plt Kepala Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru, Azmi seraya menyebut jika pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi yang dihadiri jajaran Dinas Pertanahan, kepolisian, BPN, kejaksaan dan BPKP, Rabu (20/9/17) kemarin.

Selain menetapkan besaran ganti rugi yang telah disepakati, Azmi juga mengungkapkan, masih ada sisa 10 persil lahan lagi yang akan diganti rugi oleh pemerintah.

"Tinggal 10 persil lagi. Sebenarnya 15 belas, lima dibayar, tinggal 10 lagi. 10 lagi dibagi lagi kategorinya, lima sedang dalam proses penyelesaian, itu juga Insya Allah tidak ada masalah, tinggal menunggu dananya di perubahan (APBDP,red). Pemko yang lima terakhir," ujarnya.

Dalam proses pembayaran ganti rugi lahan, memang ada beberapa titik yang berlangsung alot. Bahkan hingga saat ini belum ada kesepakatan antara Pemko dan pemilik lahan.

"Yang didepan kampus UIN itu sangat alot. Itu sulit memang, masyarakat punya tiga persil," katanya.

Pihanya mengaku sudah mendapat masukkan dari pihak kepolisian maupun kejaksaan, jika ditemui jalan buntu, anggaran ganti rugi lahan akan dititip ke pengadilan.

"Ada masukkan dan dorongan dari kepolisian dan kejaksaan. Endingnya diberi tahu kemasyarakat, bahwa untuk tanah, itu untuk kepentingan masyarakat, sudah ada undang-undangnya," katanya.

Pihaknya berharap agar pemilik lahan yang berbesar hati untuk membebaskan lahanya. Sebab lahan tersebut akan dijadikan untuk pelebaran jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi kondisi jalan di wilayah tersebut memang sempit. Sehingga arus lalulintas kerap tersendat saat jam-jam sibuk.


    Category : Riau    
    Tags        : #pekanbaru,#Prov Riau    
    Sumber  : Situsriau.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Dongkrak Industri Dalam Negeri, GAIKINDO Sambut Positif Program Mobil Listrik

  Ekonomi Bisnis  




Sejak Diluncurkan, Pesanan Mitsubishi Xpander sudah Capai 27 Ribu Unit