Senin, 22 Januari 2018 - 15:40:37

Misi Dagang ke Asia Selatan, Mendag Bawa 61 Pengusaha

    Anggre Dwie Hits : 12481    

Republika.co.id


JAKARTA, RIAUAKSI.COM -- Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita akan melakukan misi dagang ke dua negara di Asia Selatan, yakni India dan Pakistan, pada 22-28 Januari. Dalam misi dagang kali ini, ia ikut memboyong 61 delegasi bisnis asal Tanah Air.

Mendag mengatakan, para pengusaha Indonesia tersebut akan menjajaki potensi pasar Asia Selatan lewat rangkaian kegiatan misi dagang. Di India, delegasi misi dagang akan menawarkan produk makanan dan minuman, kopi, rempah-rempah, produk pertanian, kelapa sawit dan turunannya, gula kelapa, rotan, emas, kerupuk, dan ban.

Sementara, di Pakistan, delegasi misi dagang akan menawarkan produk pertanian, elektronik, teh, tekstil, kelapa sawit dan turunannya, serta jasa.

“Asia Selatan, terutama India, merupakan pasar yang besar dan potensial,” kata Enggartiasto, lewat keterangan tertulis, Senin (22/1).

Pemerintah beharap, misi dagang kali ini dapat mendorong ekspor Indonesia ke pasar nontradisional, serta membuka pasar ekspor baru di kawasan Asia Selatan.

Rangkaian misi dagang akan dimulai dari India lalu ke Pakistan, mengikuti jadwal kunjungan kerja Presiden Jokowi di Asia Selatan. Dalam rangkaian misi dagang kali ini, Kementerian Perdagangan juga akan mengadakan forum bisnis, one-on-one business matching, dan pertemuan bilateral dengan pemerintah setempat untuk membahas perundingan kerja sama di bidang perdagangan.

Kementerian Perdagangan mencatat, nilai total perdagangan Indonesia-India pada 2016 lalu mencapai 12,98 miliar dolar AS. Pada periode Januari-November 2017, nilai perdagangan kedua negara naik menjadi 16,55 miliar dolar AS. Produk utama Indonesia yang disuplai ke India didominasi oleh batu bara, CPO, tembaga, karet dan timah.

Adapun total perdagangan Indonesia-Pakistan pada 2016 mencapai 2,17 miliar dolar AS, dengan surplus bagiIndonesia sebesar 1,86 miliar dolar AS. Sementara, nilai ekspor Indonesia ke Pakistan pada periode Januari-November 2017 mencapai 2,38 miliar dolar AS atau naik sebesar 24,24 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2016. Pakistan tercatat sebagai negara tujuan ekspor utama Indonesia, khususnya untuk produk kelapa sawit.


    Category : Ekonomi Bisnis    
    Tags        :    
    Sumber  : Republika.co.id


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Honda Jazz dan Civic Kuasai Segmen Hatchback

  Ekonomi Bisnis  




Menakar Dampak Kenaikan Tarif Bandara Terhadap Inflasi