Rabu, 24 Januari 2018 - 11:50:07

Beras Impor Bocor ke Pasar Perlu Diantisipasi

    Anggre Dwie Hits : 156481    

Republika.co.id


JAKARTA, RIAUAKSI.COM -- Pengamat Pertanian Khudori tidak menyangkal adanya potensi beras impor bocor ke pasar. Untuk itu ia meminta komitmen Bulog sekaligus adanya pengawasan.

"Saya kira Satgas Pangan bisa," ujarnya kepada Republika, Selasa (23/1).

Pengawasan harus dilakukan sejak beras tiba di pelabuhan. Perlu dipastikan beras impor tersebut langsung masuk ke gudang-gudang milik Bulog. Begitu juga dengan pengeluaran beras impor tersebut.

Apalagi, gudang-gudang Bulog relatif terbuka dengan data yang tercatat legkap mulai dari lokasi, berapa isi dalam gudang dan kapasitasnya. Lain halnya dengan gudang swasta. Ia melanjutkan, gudang swasta sampai saat ini diminta Kementerian perdagangan (Kemendag) untuk didaftarkan masih kucing-kucingan. "Jadi mestinya lebih mudah untuk diawasi," kata dia.

Impor beras dilakukan mengingat stok beras yang ada sebesar Rp 800-an ribu ton dinilai tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan nasional. Diakui Khudori, idealnya stok beras bisa dikatakan aman jika di atas satu juta ton pada awal tahun.

Minimnya stok beras di Bulog saat ini, kata dia, terkait tugas Bulog yang tidak lagi menyalurkan beras sejahtera (rastra). Pemberian bantuan rastra kini dialihkan menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang berdampak pada minimnya penyerapan oleh Bulog. "Kalau dia nyerap banyak potensial merugi sangat besar," ujar dia.


    Category : Ekonomi Bisnis    
    Tags        :    
    Sumber  : Republika.co.id


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Honda Jazz dan Civic Kuasai Segmen Hatchback

  Ekonomi Bisnis  




Menakar Dampak Kenaikan Tarif Bandara Terhadap Inflasi