Selasa, 02 Februari 2016 - 11:15:10

Tahun 2016, Dispenda Targetkan PAD Tumbuh 20 persen

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 146017    



PEKANBARU,Riauaksi.com- Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pekanbaru menargetkan tahun 2016 perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pajak tumbuh 20 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini mengingat geliat perekonomian serta investasi di Ibu Kota Provinsi Riau mulai kembali bergairah.

Seperti yang disampaikan Kepala Dispenda Pekanbaru, Yuliasman kepada kru bertuahpos.com, Senin (01/02/2016). “Tahun ini kita prediksi PAD sektor pajak bisa tumbuh 10 hingga 20 persen,” katanya.

 Dirinya mengatakan selama tahun 2015, perekonomian baik perdagangan dan jasa di kota bertuah terpukul. “Kita sangat rasakan sekali. Dampak krisis ekonomi global serta musibah asap, membuat pengusaha yang berada di Pekanbaru tidak bisa meenjalankan usahanya seperti biasa. Seperti hotel dan restoran, tingkat kunjungan mereka minim, jadi sangat berdampak dengan perolehan pajak,” tuturnya.  

Selama tahun 2015, Dispenda belum berhasil mencapai target  PAD senilai Rp 500 miliar. Hanya tiga pajak yang raihannya di atas 70 persen, yakni Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan Pajak Penerang Jalan (PPJ).

“Tahun ini kita optimis, sektor lain juga akan terus membaik. Seperti hotel dan restoran kita prediksi juga meningkat serta reklame kita akan coba cocokkan data karena masih banyak yang illegal tayang dan tak punya IMB,” katanya.

Untuk meraih pertumbuhan 20 persen, Yuliasman telah menyiapkan langkah-langkah strategis. Seperti peningkatan pelayanan tujuh Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) yang telah dibentuk, dan jemput bola dengan mobil operasional. “Hasil evaluasi kita juga, minimnya iven-iven skala nasional berpengaruh terhadap PAD. Jadi tahun ini kita akan coba berkoordinasi dengan Satker lain, mendorong adanya iven tidak hanya skala nasional bahkan internasional,” katanya.

Untuk Kota Pekanbaru sendiri, Yuliasman menyebutkan ada beberapa sektor yang dijadikan sebagai sumber utama pendapatan daerah, seprti misalnya Pajak Retribusi, Pengelolaan Badan Milik Daerah, dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT sempat menyayangkan SKPD teknis termasuk Dispenda yang belum bisa mengoptimalkan raihan PAD. Padahal Firdaus MT menuturkan potensi PAD di Pekanbaru jika dioptimalkan bisa mencapai Rp 1 triliun.(Bertuahpos.com)


    Category : Riau    
    Tags        : pekanbaru,rohil    
    Sumber  :


4 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Startup PanenID, Beli Sayur Langsung Ke Petani

  Ekonomi Bisnis  




BRI Berikan Layanan Keuangan Inklusif untuk TKI